oleh

Surabaya Bersiap Menghadapi Musim Penghujan

-Headline, Surabaya-50254 views

SURABAYA, BARANEWS JATIM | Memasuki musim penghujan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya semakin gencar dalam melakukan pembersihan saluran air yang ada di Kota Surabaya. Hari ini, sabtu (10/10) Wali Kota Surabaya bersama para jajarannya kembali melakukan kerja bakti saluran air di kawasan HR. Muhammad, Mayjend Sungkono, dan Jalan Wonoagung.

Menurut Anna Fajriatin, PLT Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH,) kegiatan ini dilakukan untuk mengantisipasi datangnya musim penghujan. “Ini dilakukan terkait dengan antisipasi musim hujan, jadi kita gunakan itu semua untuk membersihkan saluran, crossing-crossing saluran yang ada sampahnya. makanya itu kita gerakkan semua satgas penyapuan kemudian satgas saluran dengan teman-teman PU” kata Anna Fajriatin.

Dalam pembersihan saluran kali ini, beberapa sampah plastik dan dedaunan yang menghambat saluran air ditemukan dan segera dibersihkan agar saluran air bisa kembali berjalan normal. “Jadi itu memang ada pelaluan-pelaluan air, dan antar pelaluan air itukan tutupnya ada ruang atau rongga biasanya kan ada daun ada ini. Tapi apapun itu tetap kami lakukan teguran ke penyapu kami mungkin mau yang sengaja atau nggak itukan juga kelalaian mereka. Tadi juga botol-botol plastik sampai disitu semua” ucap PLT DKRTH tersebut.

Selain rutin membersihkan saluran air, ada juga kegiatan patroli yang dilakukan oleh Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH). kegiatan ini bertujuan untuk menjangkau daerah mana saja yang tidak memiliki petugas kebersihan. “Yang jelas di jalan-jalan protokol itu kan sudah ada penyapunya, dan kami kan juga ada namanya patroli. Nah, patroli itu kalo misalnya dia harus sigap ya. Jadi kita evaluasi dengan kabid dan rayon jadi mana yang menjadi tanggung jawabnya penyapu atau tanggung jawabnya patroli, termasuk patrolinya saluran” lanjut Anna Fajriatin.

Untuk sementara ini, konsentrasi dilakukan dibeberapa titik yang berada di wilayah Mayjend Sungkono, Wonokitri. “Jadi, untuk saat ini yang menjadi konsentrasi kita ada beberapa titik yaitu Mayjend Sungkono, Wonokitri, dan disana kita koordinasi sama warga sana karena ada bangunan liar, yang mana bangunan yang dipakai dan mana yang tidak dipakai. Terus itu yang di Wonokitri deket SS juga karena disana ada crossing saluran juga” tutup Anna Fajriatin

Anna Fajriatin berharap agar kegiatan seperti ini tidak hanya mengandalkan Pemerintah Kota saja, tetapi kesadaran warga juga sangat dibutuhkan untuk menjaga lingkungan sekitar.

Editor: Nanto

Disisipkan di mana blok iklan akan ditampilkan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.