oleh

Kejari Pasuruan Optimis Meraih Predikat WBK Dan WBBM

-Headline-50233 views

PASURUAN, BARANEWS JATIM | Kejaksaan Negeri  (Kejari) Kabupaten Pasuruan  dibawah kendali H.Ramdhanu Dwiyantoro yang memiliki jumlah total pegawai sebanyak 27 personil, dengan komposisi 15 orang jaksa dibantu 12 orang tenaga administrasi dengan era new normal yang mengedepankan pelayanan prima dengan tetap mengutamakan standar protokol kesehatan dalam kesehariannya optimis untuk meraih predikat WBK dan WBBM.

Wakil Jaksa Agung Setia Untung Arimuladi selaku Ketua Tim Pengarah Reformasi Birokrasi Kejaksaan RI  yang juga dikenal sebagai Ketua Umum PJI ( Persatuan Jaksa Indonesia ) mengusulkan seluruh satuan kerja Kejaksaan RI untuk ikut dalam zona integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).

“Satuan kerja yang diusulkan untuk meraih predikat WBK/WBBM, ini menunjukkan bukti komitmen dan konsisten untuk melakukan perubahan,” ujar Setia Untung Arimuladi,  beberapa waktu lalu , sambil  berharap tahun ini target WBK dan WBBM mencapai 85%

Kepala Kejaksaan Negeri ( Kajari ) Kabupaten Pasuruan H.Ramdhanu Dwiyantoro mengatakan Penandatanganan Zona Integritas menuju WBK dan WBBM sudah dilakukan sejak awal tahun 2020.

“Kejaksaan Negeri Kabupaten Pasuruan secara bersama-sama sudah menandatangani pakta integritas dan komitmen bersama dalam memajukan zona integritas dan wilayah bebas korupsi,” ujar Kajari Ramdhanu  Jumat ( 13/11/2020),Ramdhanu meyakini untuk meraih Predikat WBK dan WBBM harus dan wajib memenuhi kriteria atau persyaratan pada 6 area perubahan.

“Enam Area Perubahan yang sudah dilaksanakan Kejaksaan Negeri Kabupaten Pasuruan meliputi Manajemen Perubahan,Penataan Tata Laksana,Penataan Sistem Manajemen SDM,Penguatan Akuntabilitas,Penguatan Pengawasan dan Peningkatan Pelayanan Publik,” jelasnya.

“Dari enam Perubahan yang Pertama Manajemen Perubahan dengan beberapa inovasinya yaitu dengan Pelaksanaan Rapat Program ZI dan WBK,Absensi Digital Finger Print dan Face Print,Ruang tunggu yang memadai,Pengelolaan media sosial yang memadai, Penempelan barcode pada setiap barang bukti,Persidangan secara Online Pidum dan Pidsus dimasa Covid-19.(Yus)

 

Disisipkan di mana blok iklan akan ditampilkan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.