oleh

DPRD Jatim Apresiasi Peningkatan Investasi di Tahun 2020

-Headline, Jatim-50259 views

 

Surabaya,Baranews Jatim – Wakil ketua DPRD Jawa Timur mengapresiasi peningkatan investasi di Jatim yang cukup tajam pada tahun 2020. Kenaikan tersebut merupakan prestasi yang luar biasa karena pada saat yang sama terjadi pandemi covid 19.

“Saya mengapresiasi kinerja penanaman modal Jatim sepanjang tahun 2020. Patut diacungi jempol. Peningkatannya boleh dibilang luar bisa. Jika dibandingkan dengan kinerja penanaman modal tahun 2019,” kata Anwar Sadad pada Kamis (28/1).

Sekadar diketahui, realisasi investasi di Jatim pada tahun 2019 sebesar 58,45 triliun, terdiri dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) 45,45 triliun dan Penanaan Modal Asing (PMA) sebesar 13 triliun. Angka itu mengalami kenaikan cukup tinggi karena pada tahun 2020 mencapai 78,3 triliun terdiri dari PMDN 55,7 triliun PMA 22,6 triliun. “Ini adalah prestasi besar,”ujar Sadad yang juga Plt Ketua DPD Gerindra Jatim itu.

Dikatakan Sadad, bahkan pada sisi kinerja PMDK, Jatim juara, dibandingan provinsi lain. “Total peningkatan kinerja investasi Jatim mencapai 33,8 persen dibandingkan dengan kinerja tahun lalu,” jelasnya.

Tetapi, Sadad menyangkan karena kenaikan jumlah investasi itu tidak berdampak pada penurunan angka pengangguran di Jatim. Disamping itu, kenaikan investasi juga tidak mendongkrak pertumbuhan ekonomi Jatim yang tetap jeblok. “Hanya saja ini seperti anomali. Capaian kinerja penanaman modal yang prestisius itu tak berdampak pada penurunan pengangguran dan pertumbuhan ekonomi,”paparnya.

Menurut catatan BPS Jatim, sampai Agustus 2020 pengangguran bertambah 466,02 ribu orang. Sedangkan perekonomian Jatim, setelah sempat tumbuh pada triwulan I, pada masa pandemi covid 19 di triwulan II dan III mengalami kontraksi 5,9 persen dan 3,75 persen.

“Secara q-to-q atau m-to-m perekonomian Jatim mengalami kemajuan sedikit demi sedikit. Meskipun demikian, di triwulan IV, BI memprediksi pertubuhan ekonomi Jatim 0 persen,” jelasnya.

Sadad Kemudian, membandingkan kinerja investasi Jatim pada tahun 2018 lalu hanya 51,2 triliun. Dengan kinerja investasi yang tak terlalu moncer, perekonomian tumbuh 5,5 persen, tingkat pengangguran terbuka 3,83 persen, sebagaimana data yang dirilis BPS pada Februari 2019. “Pengangguran bertambah 17 ribu, tetapi jumlah penduduk yang bekerja bertambah lebih dari setengah juta penduduk Jatim, atau 567 ribu orang. Nah, berdasarkan fakta-fakta itu saya merasa perlu mendesak Gubernur bersama tim ekonominya untuk mengkaji anomali tersebut, “katanya.

“Saya kuatir salah satu penyebabnya tenaga kerja kita sudah tergantikan oleh mesin. Mungkin pula revolusi industri 4.0 tiba lebih cepat. Who knows?. Saya berharap Jatim tetap menjadi leader pertumbuhan ekonomi nasional. Saya yakin dengan kemampuan dan pengalaman Gubernur, pasti sanggung langkah-langkah cepat dan tepat,” pungkasnya.

Senada Wakil Ketua DPRD Jatim lainnya, Sahat Tua Simanjuntak mengatakan dirinya melihat gubernur Khofifah sukses memimpin Jatim. Pasalnya, disektor ekonomi, di era kepemimpinan gubernur Khofifah berhasil menempatkan Jatim tertinggi Realisasi Investasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sepanjang tahun 2020. “Selama tahun 2020 ada peningkatan 33,8 Persen dibanding tahun sebelumnya. Sedangkan untuk sekala nasional investasi naik 2,1 Persen,”katanya.

Sahat lalu membeberkan dengan adanya peningkatan tersebut, bisa dikata sebagai momentum kebangkitan perekonomian Jatim ditengah pandemi Covid-19 saat ini. “Tentunya saya optimis keberhasilan di tahun 2020 dengan dibawah polesan pemikiran bu gubernur Jatim, tahun 2021 perekonomian Jatim semakin meningkat,”jelas Sahat yang juga sekretaris Golkar Jatim ini.

Sahat Tua Simanjuntak menambahkan, ada beberapa terobosan yang dilakukan oleh gubernur Jatim untuk mendongkrak perekonomian di Jatim khususnya dalam bidang investasi.” Awal tahun ini telah berinovasi memberikan pelayanan perizinan secara on line, melalui aplikasi JOSS (Jatim Online Single Submission) diharapkan bisa menarik investor ke Jatim semakin meningkat,”pungkasnya. (MC Diskominfo Prov Jatim/non-pca)

Disisipkan di mana blok iklan akan ditampilkan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.