oleh

Vaksinasi Tahap Kedua, Wakil Ketua DPRD Sahat: Lebih Rileks dan Kondisi Badan Tidak Ada Keluhan

-Headline, Jatim-50200 views

 

Surabaya, Baranews JatimĀ  – Wakil Ketua DPRD Jatim, Sahat Tua Simanjuntak kembali mengikuti vaksin tahap kedua yang digelar pemerintah provinsi jatim yang diselenggarakan di kantor Pahlawan Surabaya, Kamis (28/1).

Dalam vaksin tahap kedua ini, yang ikut yaitu Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, Pangdam V Brawijaya, Kajati Jatim M Dhofir, Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono dan lain-lain. Mereka adalah para tokoh Jatim yang telah mendapatkan vaksinasi covid-19 dosis pertama pada tanggal 14 Januari 2021 lalu.

Sebagaimana diketahui, vaksinasi covid-19 diberikan dua dosis setiap orang dengan selisih waktu penyuntikan sebanyak 14 hari. Seperti vaksinasi tahap pertama yang lalu, di vaksinasi kali ini setiap orang yang akan divaksin juga melalui tahapan yang sama. Mulai dari verifikasi hingga cek kondisi tubuh. Para vaksinator bersiap menyuntikkan vaksin sinovac setelah menunjukkan pada sasaran bahwa vaksin yang akan disuntikkan masih baru, dan masih disegel.

Wakil Ketua DPRD Jatim, Sahat Tua Simanjuntak mengaku lebih rileks dan santai di vaksinasi dosis kedua ini. Terbukti dari tensi darah yang lebih rendah dibandingkan kemarin. “Alhamdulillah kondisi badan tidak ada keluhan. Saya observasi selama 30 menit, saya berdiri terus, dan tidak ada apa-apa,” katanya.

Usai melakukan vaksin tahap kedua ini, Sahat yang juga politisi Fraksi Golkar Jatim mengajak masyarakat untuk ikut vaksin dan tidak perlu takut lagi. “Untuk menuwujudkan Jatim Sehat dan Cettar. Saya selaku Wakil Ketua DPRD Jatim meminta dan mengajak untuk masyarakat Jatim untuk tidak ragu-ragu mengikuti vaksin tahap pertama dan kedua tersebut,” tegas sahat

“Bahkan selama 14 hari setelah suntik pertama badan saya tetap sehat, dan suasana hati juga enak serta badan saya tambah bersemangat,” pungkas Sahat anggota DPRD Jatim tiga periode ini.

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak usai divaksin dosis kedua dan menjalani observasi selama 30 menit mengatakan vaksinasi dosis kedua kali ini tak ubahnya dengan vaksinasi tahap pertama. Tidak sakit dan merasa jauh lebih rileks.

“Tidak ada yang beda, Alhamdulillah semua lancar. Tensinya bahkan lebih rendah dibandingkan yang pertama. Tapi kita masih observasi apakah ada efek, misalnya oh sekarang yang lebih kerasa pegel pegelnya, tapi itu kan variatif,” kata Emil.

Ia sempat menuturkan, saat vaksinasi pertama memang terdapat perubahan yang harus diatasi dengan mengkonsumsi makanan lebih banyak agar tidak lemas. Karena saat vaksin imun tubuh sedang bekerja lebih keras sehingga butuh penguatan dengan peningkatan asupan makanan.

Lebih lanjut Emil menegaskan bahwa vaksinasi di Jatim terus berjalan dan sudah mulai dilakukan di sejumlah kabupaten kota selain Surabaya Raya. Ia menyarankan agar tim teknis yang menangani vaksinasi pertama dan kedua dibedakan, agar lebih fokus.

“Secara gradual vaksinator kita alhamdulillah juga sudah bertambah. Sekarang dari Januari April nanti ada 7.254 vaksinator sedang dilatih dengan 73 angkatan, jadi alhamdulillah bertambah,” tegas Emil.

Selain tokoh yang telah disebutkan di atas, yang juga menjalani vaksinasi dosis kedua hari ini adalah Wakapolda Jatim Slamet Hadi S, Ketua IDI Jatim Sutrisno, Deputi Direktur BPJS Kesehatan Jatim I Made Puja Yasa, Kepala BPOM Surabaya Rustyawati, Dirut RSUD Dr Soetomo Joni Wahyuhadi, Dekan FKM Unair Santi Martini.

Selain itu juga Ketua DPW PPNI Jatim Nur Salam, Ketua SPSI Jatim Achmad Fauzi, Anggota PGRI Jatim Teguh Sumarsono, Influencer Bayu Skak, anggota IBI Jatim Wahyul Anis, Anggota Pemuda Hindu I Dewa Agung Wiryaguna, Anggota Pemuda Kristen Aurelia, Tokoh Pemuda Anshor M Syafiq Syauqi, dan influencer Afrizal Liwafa. (MC Diskominfo Prov Jatim/non-pca)

Disisipkan di mana blok iklan akan ditampilkan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.