oleh

Di Jatim, Petugas Pelayanan Publik Mulai Terima Vaksinasi

 

Surabaya, InfoPublik – Program nasional vaksinasi Covid19 di Jatim kini memasuki tahap kedua. Vaksinasi dilakukan pada penyelenggara pelayanan publik dengan harapan mereka mendapatkan kekebalan kelompok minimal 70% bisa terwujud.

Kepala Dinas Kesehatan Jatim, Herlin Ferliana menyebut telah ada 914.200 dosis vaksin yang didistribusikan untuk petugas pelayanan publik pada termin pertama. Jumlah itu cukup untuk 460.000 orang.

Dengan asumsi satu orang mendapatkan dua dosis vaksin. “Baru 10%. Nanti akan datang lagi vaksin, lalu datang lagi,” ujar Herlin, Jumat (27/2).

Pemprov Jatim menargetkan sebanyak 4,5 juta orang petugas pelayanan publik mendapat vaksinasi gelombang kedua ini. Jumlah vaksin termin pertama memang belum mencukupi untuk kebutuhan itu.

Namun, Herlin berharap vaksinasi pelayan publik hingga Mei tuntas. “Kami harapkan Februari, Maret, April, Mei sudah tuntas vaksinasi untuk 4,5 juta sasaran,” kata dia.

Pada vaksinasi pelayan publik termin pertama ini, kata Herlin, memang sudah disiapkan. Ini untuk menghindari pemberian vaksin dengan merek berbeda untuk dua termin vaksinasi.

Untuk imunisasi tahap dua selain bagi pelayanan publik juga bagi lansia yang masih dipusatkan di Kota Surabaya, bagi pelayanan publik juga telah dilaksanakan oleh organisasi Nahdlatul Ulama untuk jajarannya yang didukung oleh Dinkes Jatim.

Sedangkan untuk pelayanan publik di lingkungan Pemprov Jatim mulai dilaksanakan, Jumat (26/2/2021) di Taman Sari Adi Praja Gedung Bhinaloka Adikara Kantor Gubernur Jl. Pahlawan 110 Surabaya.

Vaksinasi diberikan kepada Pejabat OPD Eselon II dan istri serta para pensiunan pejabat eselon II yang berKTP Surabaya, selanjutnya di tempat yang sama dari pelayanan publik anggota dewan dan Sekretariat DPRD Jatim dan Sabtu (27/2/2021) dari kalangan wartawan-pekerja media.

Moga-moga selain kabupaten kota bergerak, pemprov juga bergerak maka akan semakin cepat pelaksanaan vaksinasi ini dan kekebalan kelompok akan bisa terwujud, makin banyak yang divaksin maka kekebalan kelompok minimal 70 % yang divaksinasi dari jumlah penduduk.

“Ini sebagai ikhtiar kita untuk menanggulangi pandemik ini,” ujar istri dari mantan legislator DPRD Jatim ini.

(non-pno/toeb)

Editor : Raden Anom

 

Disisipkan di mana blok iklan akan ditampilkan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.