oleh

Ketua (AJIB) Ajak Anggotanya Berperan Aktif Menerapkan Protokol Kesehatan Dan Menginformasikan kepada masyarakat

-Bondowoso-50145 views

 

BONDOWOSO, BARANEWS JATIMĀ  – Ketua Aliansi Jurnalis Independen Bondowoso (AJIB) ajak anggotanya berperan aktif menginformasikan dan mengampanyekan kepada masyarakat khususnya wilayah Kabupaten Bondowoso, pentingnya menerapkan protokol Kesehatan melawan wabah covid-19. Kamis (15/7/2021).

Arik Kurniawan menyampaikan bahwa, Sesuai dengan Surat Edaran Dewan Pers Nomor : 01/SE-DP/VI/2021. Tentang Posisi Pers Dalam Situasi Darurat Pandemi Covid-19, yang ditanda tangani oleh Muhammad Nuh Ketua Dewan Pers, pada tanggal 13 Juli 2021 di Jakarta.

Menyikapi situasi darurat lonjakan angka konfirmasi positif covid-19 saat ini, dewan pers menyerukan peran aktif insan pers dan media masa dalam menyuarakan kebenaran dan semangat optimisme guna melawan wabah disinformasi dan misinformasi dikalangan masyarakat, disamping secara agresif terus mengampanyekan pentingnya penegakan protokol kesehatan 5M (Memakai masker, Mencuci tangan dengan sabun, Menjaga jarak, Menjauhi kerumunan, serta Membatasi mobilisasi).

Pandemi yang kita hadapi saat ini merupakan persoalan multidimensi yang membutuhkan soliditas dan kerja sama lintas sektoral. Berkaitan dengan hal tersebut, pers dan media masa harus dapat memainkan tugas utamanya; dapat secara efektif mengolah informasi dan data yang ada untuk mendorong pemerintah mengeluarkan kebijakan yang lebih tepat sasaran dan membangkitkan kembali kewaspadaan masyarakat menghadapi pandemi.

Sejalan dengan hal tersebut, sasaran kinerja pers dan media masa kedepan hendaknya tidak terbatas pada bagaimana mengawasi kinerja pemerintah dalam menanggulangi pandemi dan mempersuasi perilaku masyarakat agar patuh terhadap protokol kesehatan, namun juga sampai pada level mewacanakan turunan ataupun efek lanjutan dari peningkatan angka konfirmasi positif dan kematian akibat covid-19 yang terjadi saat ini keruang publik untuk dapat dicarikan solusinya bersama-sama.

Guna menyukseskan apa yang disampaikan tersebut diatas, Dewan Pers mengimbau :

1. Kepada instansi pemerintah pusat dan daerah, selaku pengambil kebijakan, agar lebih bersungguh-sungguh dalam upaya mengatasi pandemi, dengan mengutamakan aspek kesehatan dan keselamatan masyarakat diatas hal-hal lainnya.

Disamping itu, dewan pers juga mengimbau agar pemerintah secara langsung turut melindungi keselamatan wartawan dengan cara tidak menciptakan kerumunan orang, menghindari terjadinya praktik wawancara dorstop, dan semacamnya pada saat penyelenggaraan kegiatan yang melibatkan khalayak dan diliput oleh awak media.

2. Kepada perusahaan media diimbau untuk mengutamakan keselamatan wartawan dan pengerjanya dalam kegiatan jurnalistik dalam instruksi tegas untuk menaati protokol kesehatan secara ketat dilingkungan oprasional serta mendukung akselerasi pemberian vaksinasi khususnya bagi wartawan yang bertugas dilapangan. Selain itu, dewan pers juga mendorong agar perusahaan media sedapat mungkin menghindari pengambilan kebijakan pemutusan hubungan kerja atau lay off terhadap pekerjanya demi terus berjalannya fungsi kontrol sosial yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat genting saat ini.

3. Terakhir, pada wartawan, agar dapat menjalankan tugas jurnalistiknya menurut kode etik yang berlaku dan lebih aktif memainkan peranan sebagai agen perubahan perilaku masyarakat dengan mempersuasi masyarakat untum terus menaati protokol kesehatan dalam berkegiatan sehari-hari.

Menyikapi Surat Edaran Dewan Pers tersebut, Puluhan media yang tergabung di AJIB, untuk ikut andil dalam menyuarakan semangat optimisme, guna melawan wabah disinformasi dan misinformasi dikalangan masyarakat, di samping secara agresif terus mengampanyekan pentingnya penegakan protokol kesehatan 5 M (Memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, menjahui kerumunan serta membatasi mobilisasi ), Asal mau pasti bisa, bersama kita lawan covid-19, Jelas Arik Kurniawan. (TIM)

Disisipkan di mana blok iklan akan ditampilkan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.