oleh

Gubernur Jatim Melantik Ketua Baznas Jatim 2021-2026

-Jatim, Surabaya-50260 views

Surabaya, Baranews – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melantik jajaran pengurus Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jawa Timur yaitu Ketua Baznas Jawa Timur dan Wakil Ketua Baznas Jawa Timur untuk periode 2021-2026 di Gedung Negara Grahadi, Senin (23/8/2021).

Jajaran pengurus Baznas Jatim yang dilantik yaitu H. Roziqi sebagai Ketua Baznas Jatim, Ali Maschan Moesa sebagai Wakil Ketua I, kemudian Ahsanul Haq sebagai Wakil Ketua II, kemudian H. Muhammad Zakki sebagai Wakil Ketua III dan H. Husnul Khuluq sebagai Wakil Ketua IV.

Pelantikan struktur Baznas Jatim ini berdasarkan SK Gubernur Jawa Timur Nomor 188/330/KPTS/013/2021 tertanggal 9 Juni 2021, yang kemudian baru hari ini dilakukan pelantikan pada pengurus tersebut.

Dalam sambutannya, Gubernur JatimnKhofifah menyampaikan bahwa, pihaknya berharap agar jajaran Baznas Jatim bisa melaksanakan tugas sebaik-baiknya atas tanggung jawab yang diberikan.

Khofifah mengatakan, potensi zakat dan infak di Jatim begitu besar. Terutama untuk ASN Jatim yang menurutnya masih kurang terserap jika dilihat dari potensinya.

“Tahun 2020 zakat dan infak yang terkumpul adalah Rp14 milliar. Dengan jumlah ASN yang ada di Jatim yang begitu besar, saya rasa harusnya bisa dua kali lipat,” kata Khofifah.

Diharapkan dana yang terkumpul bisa disalurkan dengan semangat mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan warga tak mampu di Jawa Timur.

Tidak hanya itu, gubernur juga meminta Baznas agar membantu penanganan anak-anak Jawa Timur yang menjadi yatim piatu karena orang tuanya meninggal dunia akibat COVID-19. Pasalnya ada sekitar 6.000 anak di Jatim yang menjadi yatim maupun yatim piatu karena COVID-19.

“Hari ini yang saya ingin sampaikan pada seluruh pimpinan Baznas, yaitu hari ini ada 6.000 lebih anak yang terkonfirmasi tiba-tiba menjadi yatim, atau yatim piatu karena COVID-19,” tegas Khofifah.

Menurutnya, anak-anak tersebut bukan hanya memiliki kebutuhan keungan untuk mencukupi kebutuhan dasar. Lebih dari itu, untuk tumbuh dan berkembang, anak-anak tersebut butuh lingkungan yang baik. Sehingga ia ingin agar Baznas bisa ikut membantu, bisa menyekolahkan, ataupun memasukkan ke pondok pesantren.

Sementara itu, Ketua Baznas Jatim M Roziqi mengatakan bahwa pihaknya siap menjalankan tugas sebagai Ketua Baznas termasuk menjalankan apa yang diperintahkan Khofifah membantu anak-anak yatim akibat COVID-19.

Dikatakannya, Baznas ini merupakan lembaga bentukan pemerintah untuk mengelola zakat, infak, dan juga kegiatan sosial keagamaan yang lainnya.

“Insya Allah kami siap melaksanaakan apa yang diamanahkan Ibu Gubernur Khofifah termasuk untuk menjadi orang tua asuh mereka anak-anak yang yatim piatu karena COVID-19,” tegasnya.

Lebih lanjut, menurutnya potensi zakat dan infak dari ASN Jatim mencapai Rp80 miliar dalam setahun. Sejauh ini tercapai Rp14 an miliar pada 2020. Sehingga ia menargetkan bisa menvapai Rp30 miliar di tahun 2022 mendatang.

“Kami akan memaksimalkan bagaimana ASN Jatim bisa menyalurkan zakarnya maupun infaqlknya. Semoga pada¬† 2022 nanti akan tercapai Rp 30 miliar sampai Rp 40 miliar,” tegas Roziqi. (MC Diskominfo Prov Jatim/non-jal)

Disisipkan di mana blok iklan akan ditampilkan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.