oleh

Warga Kecamatan Karanggeneng-Lamongan Disowani Politisi Cantik Fujika Senna Oktavia

-Lamongan-50116 views

 

LAMONGAN|  Politisi cantik anggun nan rupawan Bendahara DPC PDI Perjuangan Kabupaten Lamongan sekaligus Ibu Ketua DPRD provinsi Jawa Timur Fujika Senna Oktavia kembali melakukan pengurukan jalan yang rusak akibat banjir.

“Sebelum melakukan pengurukan jalan rusak akibat banjir, Fujika mengatakan, Momen dimana partai politik bersama warganya pidato ditengah jalan, ditengah pasar seperti ini sudah jarang kita lihat.

Saya juga melihat sejarah dulu bagaimana partai PDI, pemandangan seperti ini sudah puluhan tahun silam jamannya PDI masih belum Perjuangan.

Untuk itu mari kita kembalikan konsistensi. Mungkin kemarin-kemarin kita lupa atau karena terlalu asyik perebutan kekuasaan hingga tidak menyapa rakyatnya.

Mohon maaf itu DPR nya PDI Perjuangan mungkin kurang sowan dan kurang sambang kepada rakyatnya. Sekarang saya instruksikan, kita wajib hadir ditengah- tengah masyarakat.

Kalau saya bilang, ini bukan turun, kata Fujika, Senin (21/02/2022). Bukankah kita sejajar semua hari ini? “Kita sedang tidak ada diatas, namun kita sejajar dengan rakyat hari ini.

Berkaitan pengurukan jalan antar desa Kemlagikendal – desa Sumosari, menurut Fujika, matrial pedel sifatnya sementara seiring berjalannya waktu akan aus dan ini bukan bantuan melainkan hak warga masyarakat Lamongan lewat PDI Perjuangan.

Kita sampaikan Ketua DPRD provinsi Jawa Timur untuk mencarikan solusi yang tepat bagaimana air dari bengawan njero tidak meluap hingga kemari. Sehingga perekonomian rakyat dan aktivitas masyarakat tidak tergganggu.

Saya baru tahu 7 kecamatan yang terendam banjir mengalami kerugian 40 miliar. Kalau diakomulasikan selain meninggian jalan, pengadaan pompa 2 unit itu kurang lebih 27 miliar, menurut anggota DPRD Ning Darwati.

Jadi andaikan ada solusi, kami pun tidak bisa mengembalikan kerugian yang dirasakan oleh masyarakat petambak atau petani. Setidak tidaknya memberikan solusi bukan hanya sekedar rapat dan rapat.

Saat ini yang bisa kami persembahkan dulu adalah pedel (katel) untuk penanganan darurat, setelah ini kita akan melakukan foging (pengasapan) Demam Berdarah paskah banjir.

Kalau kita bicara soal kontestasi 2024 masih jauh masih dua tahun lagi. Kita bergerak sekarang karena memang PDI Perjuangan bangkit lagi dan harus berada ditengah-tengah masyarakat.

Tadi kami juga sudah bincang bincang dengan warga. Banjir ini kenyataannya sangat menyakitkan kerugiannya tidak sedikit, sampai masyarakat capek dalam menghadapi kenyataan. Masyarakat pasrah dan menyerah serta payah banget.

Dibilang kalau pemerintah maupun partai politik mau turun tidak akan bisa mengganti kerugiannya. Untuk itu, persoalan persolan ini bisa diatasi agar masyarakat bangkit kembali dan di tahun tahun akan datang tidak akan terjadi banjir seperti ini lagi.

Bicara APBD, program pemerintah pengadaan pompa dan peninggian jalan tidak seberapa, namun siapapun yang punya kekuasaan maupun wewenang harusnya punya kerelaan hati untuk berkorban demi rakyatnya.

PDI Perjuangan melakukan sumbangan, dari pengurus DPC, PAC, Ranting, anak Ranting bersumbangsih swasembada seadanya untuk kita belikan pedel dan lain sebagainya.

Kita harus melakukan hal itu, karena ini tugas partai sesuai dengan arahan dari DPP Ibu Megawati Sukarno Putri, bahwa kita harus selalu berada ditengah tengah masyarakat dan membawakan solusi untuk masyarakat,” ungkap Fujika.

Anggota DPRD Lamongan Fraksi PDI Perjuangan Ning Darwati, “Kami ucapkan terimakasih PDI Perjuangan hadir ditenggah tengah masyarakat Kecamatan Karanggeneng-Kecamatan Kalitengah keadaan harmonis, semoga kedepan bisa kerjasama baik.

Tanpa adanya kerjasama, mohon maaf tak akan terwujud. Jadi kita itu butuh kerja bareng. Seandainya ada sesuatu hal kalau hubungan kita harmonis Insya’Allah segera terselesaikan dengan baik.

Mari kita gerak untuk kemajuan masyarakat baik segi perekonomian maupun yang lain. Semoga kedepan bisa menuju kejayaan, dalam arti kejayaan masyarakatnya semua makmur.

Pepetah orang tua “gemah ripah loh jinawi berarti kekayaan alam yang melimpah, sedangkan toto tentrem kerto raharjo berarti keadaan yang tentram.

Harapan PDI Perjuangan jangan ada dusta diantara kita. Mari kita kerja bareng untuk mewujudkan NKRI harga mati,” tutupnya.

Sementara, “Kepala Desa Kendalkemlagi Iwan Fanani, “Kami ucapkan terimakasih PDI Perjuangan terutama ibu Fujika dan bu Ning Darwati yang rela membantu masyarakat yang selama ini berperang melawan banjir, berperang melawan bencana alam.

Atas sumbangsihnya seluruh upaya harta maupun fikirannya untuk menguruk jalan akibat banjir. Semoga sebagai cacatan amal kebaikan bagi seluruhnya serta kemajuan bagi PDI Perjuangan di Kabupaten Lamongan.

Hal senada Kepala Desa Sumosari Mashuri, “Dirinya juga mengucapkan terimakasih dari upaya PDI Perjuangan sedikit banyak mengobati keresahan masyarakat yang mana jalan rusak diakibatkan oleh banjir.

Semoga apa yang telah diperbuat oleh PDI Perjuangan, bapak ibu sekalian bisa menjadi amal kebaikan serta menjadikan kemajuan partai PDI Perjuangan.(cak Khun)

Disisipkan di mana blok iklan akan ditampilkan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.