oleh

Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur Resmikan  Rumah Restorative di Kelurahan Babat Jerawat.

SURABAYA, BARANEWSACEH. CO  – Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur Dr. Mia Amiati, S.H., M.H didampingi Walikota Surabaya Eri Cahyadi  menandatangani peresmian Rumah Restorative Justice (Omah Rukun) di Kelurahan Babat Jerawat Kecamatan Pakal Kota Surabaya, Senin (28/3) Pukul 14.30 wib sd selesai di Pendopo Kelurahan Babat Jerawat Kecamatan Pakal Kota Surabaya.

Berbagai persoalan pidana yang terjadi di masyarakat, terutama perkara yang menimpa masyarakat kecil, tidak harus berujung pidana penjara. Bisa ditempuh cara mediasi. Tiga syarat bisa menjadi dasar.

Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (Kajati)  Dr. Mia Amiati, S.H., M.H menyebutkan, ada beberapa klasifikasi perkara pidana yang bisa diselesaikan dengan cara mediasi. Terutama, yang memenuhi tiga syarat utama dalam Peraturan Kejaksaan RI Nomor 15/2020 tentang Penghentian Penuntutan Berdasarkan Keadilan Restoratif.

”Perkara yang sudah masuk tahap penuntutan bisa diselesaikan dengan mengedepankan keadilan restoratif. Yakni, melibatkan pelaku, korban, keluarga, dan pihak lain untuk musyawarah mencari jalan perdamaian.  Setelah meresmikan Rumah Restorative Justice di Kantor Kelurahan Babat Jerawat, Kecamatan Pakal Kota Surabaya, (28/3/2022).

Lebih lanjut I Ketut Kasna Dedi Kajari Tanjung Perak mengatakan perkara pidana yang diselesaikan secara keadilan restoratif bisa memulihkan keadaan seperti semula. Dengan kata lain, tidak ada pihak yang dirugikan. Sehingga perkara pidana bisa selesai tanpa harus berakhir dengan pemenjaraan pelaku.
Prinsipnya bukan untuk pembalasan, bukan untuk melampiaskan kemarahan,” ucapnya.

I Ketut Kasna Dedi menyebutkan, tiga syarat yang harus terpenuhi dalam setiap perkara yang bisa diselesaikan secara keadilan Restorative,
Yaitu tiga syarat yang harus terpenuhi dalam setiap perkara. Pelaku baru pertama melakukan tindak pidana. Kemudian, perbuatannya diancam dengan hukuman maksimal 5 tahun. Selain itu, nilai kerugian korban tidak lebih dari Rp 2,5 juta.

”Jadi, tiga syarat itu harus ada dalam peristiwa yang dapat dihentikan tuntutannya berdasar keadilan restoratif,” ujar I Ketut

Seiring dengan waktu, lanjut dia, tiga syarat tersebut tidak mutlak. Sebab, Jaksa Agung Muda Pidana Umum (Jampidum) membuat syarat tersebut lebih fleksibel. Perkara yang bisa diselesaikan secara keadilan restoratif, paling tidak, harus memenuhi dua di antara tiga syarat tersebut.

”Contohnya, kasus pencurian yang melanggar pasal 362 KUHP. Ancamannya kan 5 tahun. Tetapi, kalau pelaku baru pertama kali berbuat pidana dan kerugian korban di bawah Rp 2,5 juta, bisa diselesaikan berdasar keadilan restoratif,” ungkapnya.

Walikota Surabaya Eri Cahyadi berharap setiap kecamatan juga memiliki kampung restorative justice. Pemkot siap memfasilitasi ruangan khusus untuk menyelesaikan perkara secara mediasi. Menurut Eri Cahyadi, keadilan restoratif itu sesuai dengan karakter bangsa yang mengedepankan musyawarah.
”Dan ini juga sejalan dengan visi Pak Wali Kota untuk menciptakan masyarakat yang harmoni.

Di tempat terpisah Lurah Babat Jerawat Gatot Subroto mengatakan Rumah RJ (Restorative Justice) di canangkan dan telah di launching di Kelurahan Babat Jerawat pada tgl 28 Maret 2022 oleh Kajati JawaTimur bersama Walikota Surabaya, hal ini merupakan tugas dan sekaligus amanah yg mulia. Saya sangat senang dan bangga akan tugas ini dimana permasalahan atau konflik warga sedapat mungkin bisa diselesaiakan di Rumah RJ atau Omah Rukun, demikian ini merupakan pengamalan Pancasila sila Kemanusiaan dan sila musyawarah mufakat.
Harapan saya bisa menjadi habit warga masyarakat Bajer dalam menyelesaikan masalah mengedepankan musyawarah, sehingga kondusifitas dan kerukunan umat bisa terjaga dengan baik.

Hadir dalam launching Restorative Justice Kajati Jawa Timur, Walikota Surabaya, Kajari Tanjung Perak, Aspidum Kajati, Asisten 1, 2 Kota Surabaya, Kepala Dinas Pendidikan, Kapolresta Tanjung Perak, para Camat wilayah Hukum Kejari Tanjung Perak Surabaya, Lurah Se Kecamatan Pakal, Kapolsek Pakal, Danramil 0830/06 Benowo *Sml /Wj*

Disisipkan di mana blok iklan akan ditampilkan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.