SIDOARJO – Akses menuju Pasar Induk Modern Puspa Agro (PIMPA) di Kecamatan Taman bakal diperlebar. Tepatnya di Jalan Raya Sawunggaling yang melalui Desa Kletek hingga Desa Jemundo Kecamatan Taman.

Pembangunan ini dilakukan untuk mengoptimalkan distribusi barang dan jasa menuju kawasan ekonomi di Sidoarjo. Sekaligus untuk mengurangi kepadatan lalu lintas di ruas Jalan Raya Sawunggaling.

Apalagi pengembangan potensi pasar tersebut belum maksimal. Kendaraan dari luar Surabaya yang melalui tol, harus keluar di exit tol Waru. Selanjutnya baru bisa mengarah ke PIMPA melewati jalan protokol yang cenderung macet.

Asisten Administrasi dan Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten Sidoarjo Benny Airlangga Yogaswara mengatakan, rencana pengadaan lahan untuk pembangunan jalan akses menuju PIMPA tujuannya mendukung pengembangan wilayah utara Sidoarjo. Nantinya akan diarahkan sebagai pengembangan kawasan perdagangan dan industri skala besar dan memperlancar arus lalu lintas.

“Jalan akses eksisting sekarang tidak memadai,” urainya Rabu (15/06).

Penyambungan jalan PIMPA tersebut masuk prioritas dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 80 Tahun 2019 tentang percepatan pembangunan ekonomi di kawasan Gresik-Bangkalan-Mojokerto-Surabaya-Sidoarjo-Lamongan, Kawasan Bromo-Tengger-Semeru, serta Kawasan Selingkar Wilis dan Lintas Selatan.

Seperti diketahui Jalan Raya Sawunggaling pada hari serta jam-jam sibuk kerja sangat padat arus lalu lintasnya. Dengan adanya pembangunan jalan akses tersebut diharapkan bisa mengurai kemacetan.

Lahan yang diplot sebagai perluasan jalur itu terdiri atas empat bidang. Lahan 3.000 meter persegi di Desa Kletek, 9.449 meter persegi lahan di Desa Jemundo, tanah kas desa 1.750 meter persegi dan satu lahan pabrik 34.388 meter persegi.

Benny menjelaskan, tahapan pelaksanaan pengadaan tanah sepenuhnya disiapkan Pemprov Jatim . “Perencanaan pada September. Oktober ini persiapan. November pelaksanaan. Awal tahun depan fisik siap dibangun,” jelasnya.

Sedangkan perkiraan jangka waktu pelaksanaan pembangunan Jalan PIMPA setelah semua kebutuhan lahan dapat dibebaskan membutuhkan waktu kurang lebih 12 bulan. (Freya/darma)

Disisipkan di mana blok iklan akan ditampilkan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *